Sakit Hati? Jangan Tanya!!! [Part I]

Begini kronologinya.. 

waktu 2 bulan yang lalu sekitar bulan maret-april, alhamdulillah aku dapet jalur undangan (snmptn). Waktu itu sejak mulai kelas 1 SMA aku bermimpi ingin kuliah di ITB. Dan pada akhirnya aku pun mengajukan pilihan pertama STEI-ITB. Waktu itu sempat debat juga sama guru bk sih, katanya peluangnya kecil, namun pada waktu itu aku menolak saran dari guruku, soalnya menurutku waktu itu peluangnya lumayan besar. Guruku menyarankan masuk UNPAD saya, soalnya sekolahku lumayan bagus dimata unpad. Dan ternyata benar, 7 dari 8 orang yang daftar ke unpad dari sekolah lulus. Dan pada hari pengumuman snmptn pun ternyata aku mendapatkan kenyataan bahwasannya aku tidak lulus di ITB.

Gak putus asa, aku pun pengen nyoba di sbmptn untuk ambil itb. sebelumnya aku juga udah pasrah, kalau misalnya gak dibolehkan sama guru bk untuk ambil itb aku gak akan ambil.

namun ternyata aku dibolehkan, jadinya aku ambil stei-itb urutan pertama, diikuti teknik informatika unpad dan sistem komputer undip.

ketika melihat kawan2 ku udah pada lulus undangan, sakit rasanya hati ini, soalnya sudah aku rencanakan waktu pulang, kegiatan dirumah dan lain sebagainya kalau aku lulus snmptn. waktu itu aku sudah optimis lulus snmptn, soalnya sudah sering doa, sholat juga, didoain sama banyak orang dan lain sebagainya. namun ternyata hasilnya seperti itu 😥

Dan aku pun mulai memokuskan diriku untuk belajar setiap malam, rajin berdoa di waktu yang mustajab dan lain sebagainya. Jurusan yang aku pilih di sbmptn itu gradenya semakin ke bawah. Dan setelah tes sbmptn, aku yakin setidaknya undip luluslah karena gradenya gak terlalu tinggi. 

Namun ternyata hasil pengumuman pun tidak memuaskan. Aku tidak lolos sbmptn.

Padahal aku ingin sekali kuliah di bandung. aku mulai menuliskannya di dinding, di kertas, dan tempat lainnya. aku juga sudah mengeprint list percakapan bahasa sunda sehari-hari. Dan aku juga sudah bela2in ikut acara Aku Masuk ITB (AMI) dengan perjuangan keras meminta izin dari sekolah, soalnya itu kan di bandung dan sekolahu di bogor. Sebetulnya kalau masuk unpad juga gak apa2. bagus juga soalnya, apalagi di bandung.

sedih? jangan tanya!!! perlahan-lahan aku sudah merobek semua tempelan di dinding, mencoret tanda silang di kertas karton mimpi2ku.

pada waktu nunggu pengumuman sbmptn, aku dapet email dari universitas pertamina. Katanya aku masuk mahasiswa undangan mereka di bidang ilkom. soalnya itu gratis biayanya plus dapet uang saku perbulan juga lumayan banyak. 

awalnya aku tertarik ikut, namun karena aku lihat berkas yang harus dilengkapi itu banyak sekali, jadinya aku mengundurkan diri, plus karena aku yakin lulus sbmptn.

ternyata gak cuma aku yang dapet undangan pertamina juga, kawan aku juga dapet rupanya. ini kawan aku yang mau masuk itb juga. waktu ke acara AMI aku bareng dia perginya, soalnya rumahnya di Bandung. Dia satu nasib kayak aku juga, dapet snmptn dan nembak itb, akhirnya gak dapet juga. tetapi kawanku ini daftar pertamina juga, dan rupanya dia lulus di pertamina dengan jurusan teknik geologi kesukaannya. Sakit hati?? jangan tanya!!

bersambung ke part 2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s